Hapus Ke Munafik-an !

"Ora tedheng Aling Aling"

REFORMASI DELAYOTA ½ JADI SAJA

Lagi lagi…..Jumat ( 18/4/08 ) jam 14.00 WIB aku diundang di SMA 8 Yogyakarta. di Ruang AVA tepatnya. Dimana sudah hadir disana para petinggi Delayota.
Ada Kasek : Drs. Maryana MM, beserta Wakasek wakasek nya. Ka TU, Serta ketua Komite Sekolah : Prof. Dr. Sutardi Msc. Bu Yuli dan Pak Prapto, dua orang belakangan ini adalah anggota Komite tidak tetap.

Seperti yang sudah sudah Rapat Komite selalu melelahkan. Bahkan Ketua Komite Ngomongnya Panjang Lebar. Entah Sadar atau tidak, bagiku : banyak yang nggak tepat sasaran, Ngelantur. Maklum seorang Profesor, jadi sangat Teoritis.
Dan itu membuat Ngantuk. Makanya tidak mengherankan, ketika rapat “akbar” dengan Wali murid klas X, dulu banyak yang bilang bahwa Profesor itu, Tidak punya jiwa Leadership. Bicara didepan Publik ( speaking in Front Of Public )-nya terkesan minder. Nggak tegas. Dan terkesan menutup nutupi.

Sama halnya, jauh sebelum Pak Abu “ lengser “. Dia ( prof ) dibelakang memprovokasi aku, bu Yuli ( SMS masih tersimpan ). Agar menyerang Pak Abu. Didepan Forum reapat di ruang AVA. Aku pernah diusirnya. Leda lede-kan ?
Inikah Sikap, gentle agreatment seorang Intelektual ?.

Pantaskah SMA 8 Yogyakarta, dengan ketua Komite seorang Profesor, hanya sebagai Gagah- gagahan. Bahkan istrinya yang seorang guru disana, pernah bilang, bahwa ( terjemahan bebasnya ) “karena di SMA 8 Yogyakarta, sangat minim dana Operasionalnya. Maka setelah mengajar di sekolah itu, mau Ngobnyek saja diluar ? “
Pantaskah ???.

Reformasi di Delayota masih semu !. belum Total. Sama nasib Indonesia, habis Soeharto lengser. Pak Maryana kurang Revolusioner !.

Percuma diganti Kepala Sekolah yang baru, Percuma Para Siswa mengadakan FAPD ( Forum Aksi Peduli Delayota ), kalau sistem-nya masih menganut pola lama. Dan hal ini sebenarnya diakui juga oleh Pak Maryana, disebuah percakapan Telepon dengan saya, bahwa ternyata sistem Administrasi Keuangan di Delayota “ Amburadul “. Dibandingkan dengan Sekolah yang dipimpinnya dulu ( SMA 9 ). Dahulu, siapa saja yang akan minta dana baik dari Guru, Siswa, Karyawan sangat mudah. Sekarang Pak Maryana. Harus lihat dulu di RAPBS, sesuai tidak ???!!!. Dan ternyata sampai bulan April 08 ini, masih ada saldo 400 jutaan lebih beaya anggaran penyelenggaraan Pendidikan di Delayota ! Ini juga yang harus disosialisasikan kepada semua Guru, Karyawan serta semua Siswa. biar gak ada lagi Diskriminasi atau kesenjangan. Bravo Delayota !!!

19 April 2008 - Posted by | 1

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: