Hapus Ke Munafik-an !

"Ora tedheng Aling Aling"

S’moga Tambah Pinter Setelah 26 Nopember !

33807150_347dd52ed8.jpg
Pagi – Petang

Senin pagi, seperti senin sebelumnya ..dan aku paling benci hari Senin, bukan karena ramalan Hong Sui atau menurut Ramalan Joyo Boyo. Karena biasanya hari Senin adalah hari yang banyak masalah menumpuk serta akumulasi dari hari berikutnya…..dasar malem-nya aku nggak tidur, karena piket di studio Wayangan !………….
Tiba tiba jam 8.00 WIBAku di SMS dari Siswa Delayota. Karuan saja saya Call dan HP-nya saya suruh deketin Speaker atau Horn Toa-dan dari Rumah aku ndengerin juga aku masukin ke MIXER dan dengan Cool edit – Pro, tentu saja saya rekam. Tetapi kemudian aku di telepon Ibu Yuli, ibu Yuli sudah di Sekolah, dia Cerita bahwa Wartawan nggak boleh meliput, pintu gerbang dijaga Siswa…..ada apa gerangan.
Kemudian. Aku bergegas menuju ke SMA Delayota……( nah lengkapnya…….. di Postingan lain ada kan………!!!)

Aku dipos Satpam menunggu, kata Beberapa Siswa, saat itu aku mau diundang lagi ketika dialog di Aula, kemudian ternyata sampai jam 14.00 nggak ada kabar, dan selain itu juga menganggap sebenarnya dialog itu nggak “ Mutu “. bisa saja saat itu kalau aku memaksa bisa gabung, karena juga punya Hak kesana . tidak hanya Pak “Profesor” yang sebagai ketua saja. karena aku yakin,aku punya firasat bahwa Siswa hanya akan “Dicekok-I” dengan retorika retorika dari pihak sekolah, maka aku putuskan langung menuju rapat di Radio Angkringan FM. Sewon Bantul. Sampai jam 16.00 WIB disana membahas contens dari http://www.apik.combine.or.id
sampai dirumah jam 16.30 WIB. Sehubungan aku malamnya harus nonton “SARIMIN” monolognya Butet di Purna Budaya, maka aku putuskan tuk istirahat sebentar……..
JAM 19.30 WIB. NONTON SARIMIN
Tiket VIP yang @ harganya100.000-an, sudah ditanganku. Istri, Bogi dan Edi Njlebus. Duduk dikursi, sedang aku Nrimo lesehan. Tepat didepan panggung………Dan ketika Jadug Cs, dah On Stage sambil bla bla…..malah Nylekop Hendro Plered……..lagi lagi……ketika Butet sudah mulai Monolog Sarimin- nya ditengahnya ada improvisasi: “……….setiap kita ingat bondan Winarno, maka kita langsung ingat Wisata Kuliner, ketika kita ingat Mbah Marijan, maka ingatan kita adalah Rosa rosa……dan ketika kita ingat nama Hendro plered, maka yang kita ingat adalah Peceren Mlaku……..”.. kontan segedung Gerrrrrrrr….kalo itu guyon kapasitasnya..
Pertunjukan selama 90 Menit……..kemudian setelah menyalami Butet, dan semua Pemusik, serta orang orang behind of Screen.. aku langsung pamitan……. Sampai dirumah klenger………cepek deh….

5 Desember 2007 - Posted by | LELAKON

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: