Hapus Ke Munafik-an !

"Ora tedheng Aling Aling"

Oportunis bergentayangan di Delayota

demikian juga dengan Pahlawan kesiangan, sekarang banyak yang berani, itu adalah sifat manusiawi. bukan pengecut. beraninya kalo sudah aman…..Okeh tunggale. banyak guru..yang sekarang berteriak, banyak karyawan, yang sekarang ini ” crewet ” padaku, banyak siswa yang tiba tiba ramah, banyak orang orang yang aku ketahu dulunya melihat aku seperti “maling”, tetapi kini ngasih selamat. komentar komentar yang masih saja memojokkan.. tunggu tulisan yang laen……….dan kenapa saya nggak nulis?..karena beberapa kesibukan seperti harus terlibat dengan show di purwokerto, solo, salatiga, semarang, dan Show Sarimin-nya Butet serta Job Job laen………tapi sabar-lah.sabar…kan aku juga boleh ngomong : Capeek Deh !!!

1 Desember 2007 - Posted by | cooming soon, SMA 8

2 Komentar »

  1. demikian juga dengan Pahlawan kesiangan, sekarang banyak yang berani, itu adalah sifat manusiawi. bukan pengecut. beraninya kalo sudah aman…..Okeh tunggale. banyak guru..yang sekarang berteriak, banyak karyawan, yang sekarang ini ” crewet ” padaku,

    Maaf pak, bukannya kami ” crewet ” sama bapak.
    ( banyak karyawan, yang sekarang ini ” crewet ” padaku )
    tapi bapak sendiri tau kan, posisi kami bagaimana. Seperti halnya Romy yang waktu itu pernah diancam mau dikasuskan dengan tuduhan “pencemaran nama baik” ( emangnya masih punya nama baik..? )
    sampai akhirnya dia ga pernah mau ke delayota sebelum Kepsek diganti.
    Suara / usulan kami ga akan pernah di denger …..
    bahkan protes untuk suatu hal yang kecil saja kita langsung di “press”
    dengan kalimat “kowe sik saguh kerja neng kene ora..? yen wes ra saguh, sik okeh sing arep ganteni posisimu..!!”
    ( saya sering mengalami )

    Bapak tau ndiri kan cari kerja itu susah, jadi kalo kita dipecat apa ada yang mau peduli sama kita? ( trus anak istri mau dikasih makan apa? )

    Jadi kita cuma bisa menunggu sambil berdo’a dan bersabar semoga kepsek AS segera berakhir masa jabatannya.
    Kami memang merasa selama dua tahun ini suasana kerja di delayota sama sekali tidak menyenangkan.
    ( kita para karyawan disuruh “mengencangkan ikat pinggang” suruh prihatin dengan kondisi keuangan SMA 8, tanpa tau apa – apa tentang RAPBS….lah APBS….lah. bahkan selama dua tahun gak ada kenaikan gaji )

    Saat kami tau bapak protes, dan bermaksud membongkar kasus penyelewengan dana ini pun, sebagian besar dari kami mendukung bapak. Tapi kami bisa apa kalo ga pernah dilibatkan dalam forum.
    dan kami akui kami ga ikut terjun langsung seperti bapak.

    Kami ( karyawan yang menurut bapak ” crewet ” ) mengucapkan terima kasih atas perjuangan bapak untuk delayota dan mohon maaf kalo menurut bapak kami kami adalah ” pahlawan kesiangan “yang hanya berani ngomong setelah semua usai.
    Kalo menurut pak Hendro kami ini ” crewet ” dan ga suka ngobrol dengan kami di Pos Satpam ( tp bukan dargombez ) kami bersedia untuk ga ngobrol lagi dengan bapak kalo itu yang bapak inginkan..
    Karena pada dasarnya kita cuma ingin melayani tamu dengan sebaik-baiknya..
    sekali lagi kami para mohon maaf.

    Kata ” Crewet “kenapa dalam tanda pethik ?, ingat itu Dalam tanda pethik……… !

    Komentar oleh constantine | 3 Desember 2007 | Balas

  2. wah..saya orang luar hanya bisa berharap semoga kasus terungkapnya Abu Suwardi Korupsi segera secepatnya diproses… saya tahu pak Hendro Plered yaa ?. tidak mau mundur selangkahpun dalam memerangi kebatilan….apa lagi punya bukti dan saksi..akan melenggang dengan sukses. apa lagi dikalangan pejabat pak hendro dikenal akrab, karena dia juga Seniman papan atas di Jogja ini. mungkin sudah takdirnya SMA 8 Yogyakarta harus berbeaah mulai sekarang.. ya..karena saya ngerti betul pak Hendro sudah meenjilid temuan dugaan2 dengan rapi sejak Agustus yang lalu. dan ketika saya tanyakan samapak hendro. kamu masih pelajar, jadi belajar saja. dan kamu juga bukan pelajar delayota kan ?. tapi kemaren aku baca media, nonton TV,kemudian Browsing nama Hendro Plered kok menemukan ini….wah hati hati saja pak Hendro. salam kami yang pernah PKL di Swadesi FM. anak anak Dlingo

    Komentar oleh sapta | 4 Desember 2007 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: