Hapus Ke Munafik-an !

"Ora tedheng Aling Aling"

Dewan Usut Kasus SMA 8

JOGJA – Pengaduan beberapa orangtua siswa SMA Negeri 8 tentang berbagai indikasi ketidakberesan pengelolaan keuangan di sekolah itu mendapatkan respon parlemen. Siang ini pukul 13.00, Komisi I DPRD Kota Jogja akan membahas kasus tersebut. Selain anggota Komite SMA 8, dalam forum itu dewan juga akan memanggil Kepala Dinas Pendidikan Kota Syamsury dan pimpinan SMA 8.
“Kami akan tuntaskan. Prinsipnya kita tidak ingin wajah pendidikan kita tercemar oleh hal-hal yang berbau negatif,” cetus anggota Komisi I Bagus Sumbarja saat dihubungi tadi malam. Bagus menyatakan kasus pungutan uang sekolah dan pengelolaan keuangan sekolah yang tidak transparan selama ini telah menjadi sorotan publik. Tahun lalu, bahkan ada beberapa sekolah yang sempat dilaporkan ke aparat penegak hukum.
Menyadari kondisi itu, Bagus berharap jajaran Dinas Pendidikan Kota meningkatkan kepekaan. Tuntutan masyarakat yang menghendaki transparansi pengelolaan keuangan sekolah harus diperhatikan.
Kekurangan dan kelemahan yang sekarang masih ada harus dibenahi. “Toh Peraturan Wali Kota No 30/2007 dan SK Wali Kota 156/2005 sudah mengaturnya. Tinggal konsistensi menjalankan aturan,” tegas anggota dewan yang juga berlatar belakang seorang pendidik ini.
Bagus menginginkan masalah semacam ini tidak berlarut-larut dan selalu muncul setiap tahun. Anggota FPG ini mengingatkan dalam rencana pembangunan jangka panjang (RPJP) Kota Jogja mencanangkan sebagai kota pendidikan terkemuka di Asia Tenggara. Jika sekarang Jogja masih disibukkan soal-soal semacam itu, dikhawatirkan target RPJP itu akan sulit diraih.
Sementara itu, anggota Komite SMA 8 Endra Harsaya dan Yuliani yang menyampaikan aduan itu ke Dewan Kota siap mengikuti acara gelar perkara itu. Endra atau akrab disapa dengan panggilan Hendro Pleret ini mengatakan, berdasarkan Pasal 10 Huruf e Peraturan Wali Kota No 30/2007 diamanatkan pada akhir tahun pelajaran, satuan pendidikan wajib menyampaikan laporan pertanggungjawaban Anggaran Pendapatan dan Belanja Sekolah (APBS) secara terbuka kepada orangtua atau wali melalui papan pengumuman.
“Sampai sekarang LPJ APBS 2006 belum pernah dilaporkan. Kami juga menangkap adanya indikasi pembuatan format penyusunan anggaran yang tidak mengacu SK Wali Kota 156/2005. Itu baru satu temuan. Masih banyak temuan-temuan kami yang lain,” papar Hendro.
Selain mengadu ke Dewan Kota, masalah tersebut juga telah disampaikan ke Bawasda Kota Jogja. Terpisah, anggota Lembaga Ombudsman Daerah (LOD) DIJ dr Sunarto Mkes memberikan apresiasi atas sikap kritis orang tua siswa itu. Apalagi hal itu dilakukan mereka yang duduk sebagai anggota Komite Sekolah. Sejak setahun lalu, LOD terus memantau lemahnya manajerial dan transparansi pengelolaan anggaran pendidikan di sejumlah sekolah. Harapannya supaya tidak terus terulang, wali kota diharapkan segera membuat perubahan yang konkret atas berbagai masalah yang mengemuka tersebut.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Jogja Syamsury mengaku belum mendapatkan undangan pertemuan Komisi I. Meski begitu dirinya siap hadir dalam pertemuan ini. Syamsury ingin masalah yang terkait SMA 8 segera kelar dan konsentrasi kegiatan belajar mengajar (KBM) tidak terganggu. “Saya menyambut baik adanya acara itu,” ungkap Syamsury, tadi malam. (kus)

22 November 2007 - Posted by | SMA 8, YOGYAKARTA

3 Komentar »

  1. Mas hendro, saya iqbal, ex SMA 8 angk ’98, satu tongkrongan dengan Kelik Supriyanto (Bulaksumur B21) koleganya sampeyan. Saya kaget dgr ontran2 SMA 8. Mbok saya minta info siapa guru2 yg terlibat selain ABu Suwardi dan Sri Masnidar. Apa Pak Nur Rahmat terlibat? Sejauh apa? Pak Ali Mulyono pripun? Matur nuwun. Mohon dibales ke sayangiqbal@yahoo.com.

    Saya pengurus aktif angkatan 98. Sampai sekarang masih sering kumpul n kompak. Info dr Mas Hendro biar saya distribusikan, biar setidaknya ada dukungan moral utk membasmi kebusukan delayota. Nuwun.

    Thanks mas Iqbal..
    Jawaban dah via imel anda. salam buat teman teman.
    salam

    Komentar oleh iqbal aji daryono | 28 November 2007 | Balas

  2. SAYA SALUT DENGAN SEPAK TERJANG SAUDARA. APALAGI SUDAH PERNAH PAMER KE ORANG-ORANG (KALAU MAU MENGAKUI) “BERHASIL MENGOBOK-OBOK ABU SUWARDI” BUKAN SMA 8 YK KARENA INI PERILAKU SEPIHAK DARI BEBERAPA GELINTIR ORANG.
    NAMUN ADA INDIKASI SAUDARA MAU MENGEMBANGKAN SAYAP DALAM MEMBUAT KISRUH SEKOLAH TIDAK MENUJU ORANG TETAPI SUDAH MENJURUS KE INSTITUSI ATAU LEMBAGA. KALAU TIDAK SALAH ALMAMATER SAYA SMA NEGERI 2 YOGYAKARTA, AKAN TERUSIK DENGAN KIPRAH SAUDARA. SECARA JUJUR SAYA BERHASIL KARENA SEKOLAH DI SANA, APALAGI MATERI YANG SAUDARA SODORKAN HANYALAH SOAL KEWAJIBAN MEMBELI SERAGAM YANG SEBETULNYA TIDAK ADA LABEL WAJIB DALAM MEMBELI SERAGAM DI SMA NEGERI 2 YK. SEHINGGA RASANYA SAYA HARUS SAMPAIKAN KE SAUDARA, TIDAK PERLU UNTUK DITERUSKAN. CUKUP. KAMI PARA ALUMNI TIDAK TERIMA JIKA INI SUATU KESENGAJAAN UNTUK MENGOBOK-OBOK, BUKAN ATAS DASAR KEBENARAN.

    Komentar oleh ALUMNI SMA 2 YK | 15 Juli 2008 | Balas

  3. SAYA SALUT DENGAN SEPAK TERJANG SAUDARA. APALAGI SUDAH PERNAH PAMER KE ORANG-ORANG (KALAU MAU MENGAKUI) “BERHASIL MENGOBOK-OBOK ABU SUWARDI” BUKAN SMA 8 YK KARENA INI PERILAKU SEPIHAK DARI BEBERAPA GELINTIR ORANG.
    NAMUN ADA INDIKASI SAUDARA MAU MENGEMBANGKAN SAYAP DALAM MEMBUAT KISRUH SEKOLAH TIDAK MENUJU ORANG TETAPI SUDAH MENJURUS KE INSTITUSI ATAU LEMBAGA. KALAU TIDAK SALAH ALMAMATER SAYA SMA NEGERI 2 YOGYAKARTA, AKAN TERUSIK DENGAN KIPRAH SAUDARA. SECARA JUJUR SAYA BERHASIL KARENA SEKOLAH DI SANA, APALAGI MATERI YANG SAUDARA SODORKAN HANYALAH SOAL KEWAJIBAN MEMBELI SERAGAM YANG SEBETULNYA TIDAK ADA LABEL WAJIB DALAM MEMBELI SERAGAM DI SMA NEGERI 2 YK. SEHINGGA RASANYA SAYA HARUS SAMPAIKAN KE SAUDARA, TIDAK PERLU UNTUK DITERUSKAN. CUKUP. KAMI PARA ALUMNI TIDAK TERIMA JIKA INI SUATU KESENGAJAAN UNTUK MENGOBOK-OBOK, BUKAN ATAS DASAR KEBENARAN.

    Komentar oleh sony | 27 Mei 2009 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: