Hapus Ke Munafik-an !

"Ora tedheng Aling Aling"

KETERANGAN TAMBAHAN

( Informasi ini dari Sumber yang layak dipercaya ), dan ini kami tulis saat itu setelah menerima Telepon dari Ibu Mahfud MD, serta kami Konfirmasikan pada Pak Munjid-masalah Kwitansi Kosong, dan ternyata Pak Munjid membenarkan. karena dia juga ikut tanda tangan.

1.    Didepan Forum resmi Murid, Bp. Nur Rahmat (Wakil Kepala Sekolah ) mau adu fisik dengan seorang guru, apakah hal itu tauladan yang baik ?
2.    Perselisihan Pelajar SMA 5 Dan SMA 8 Yogyakarta. Sudah kritis. Ibu Dra Yuliani, walimurid anggota Komite dan juga Alumni SMA 8 ( d/h SMPP 10 ) usul agar diadakan Islah, atau solusi. SMA 5 Sdh datang ke SMA 8, Tetapi pihak dijawab oleh Bpk. Nur Rahmat…hal itu biasa.
3.    Banyaknya anggaran anggaran pendidikan yang TIDAK LOGIS Dan TIDAK PROPORSIONAL
4.    Sdri. Umiyati Spd. Wakil Kepala Sekolah bidang kuri kulum, berani minta beberapa guru menandatangani kwitansi Kosong.
5.    Pihak SMA 8 Yogyakarta, dalam menerima Siswa Pindahan, “memasang” tarip belasan Juta rupiah. Tanpa musyawarah dengan pihak Komite sekolah . ketika dikonfirmasi selalu dijawab berbelit belit, malah Kepala sekolah mengajak ketemu empat mata dengan Ketua Komite.
6.    Sdr. Endra Harsaya SSn, Anggota komite yang “Vokal” tidak diundang rapat beberapa kali, karena mengritik system yang keliru, bahkan saat itu Ka Dinas Pendidikan Kota ( Bpk. Syamsuri ), membenarkan (kritikan dari anggota Komite tersebut )
7.    Dana untuk kegiatan Siswa dikeluarkan tidak sesuai dengan Cash Flow, yang telah disetujui Komite sekolah.
8.    Tetapi malah ada dana yang sudah keluar, tetapi pelaksanaannya tidak ada. > Contoh : Penerbitan Majalah Bahasa Inggris
9.    Dana untuk kesejahteraan Kepala Sekolah, Wakil kepala Sekolah, penanggung jawab keuangan ( Keuangan II Komite ) besarnya Tidak Proporsional.
10.    Masih banyaknya prasarana yang kurang bisa memenuhi kebutuhan Siswa, dalam kegiatan belajar, contohnya : Komputer.
11.    Setiap tahun per siswa dimintai sumbangan Iuran Koperasi sebesar Rp. 15.000,-. ( X 753 siswa ), Tidak ada laporan pertanggungjawaban
12.    Setiap tahun siswa diminta membayar dana untuk UKS & Asuransi sebesar Rp. 30.000,- Padahal Di ruang UKS peralatan dan Obat obatan sangat minim.( Penjelasan dana asuransi dikelola sendiri.  Keterangan : rapat dengan Kep. Sekolah 1 September 2007)
13.    Setiap siswa membayar untuk perpustakaan Rp.15.000,00.
Padahal jumlah koleksi buku diperpustakaan kurang representatif, ini tidak sesuai dengan anggaran yang ada.
14.    Siswa Baru (Klas X) diminta membayar Rp. 50.000,- untuk Kegiatan HEP ( Hakarya Eka Prasetya ), padahal Siswa yang menjadi Panitia ( Osis & MPK ) pada malah patungan
15. Banyak Terjadinya dobel Accounting bagi kegiatan siswa, contoh : Beaya acara “Sepeda dakwah “, siswa membayar Rp. 25.000,-. Di RAPBS masih dianggarkan / dikenai dana lagi sebesar Rp. 75.000,-.
16. Seorang Pejabat Dan Beberapa Guru di SMA 8 Yogyakarta, memberikan keterangan, bahwa sejak kepemimpinan pak Abu Suwardi SMA 8 Yogyakarta, memang semrawut. Ketika SMA 8 Yogyakarta dibawah pak Wasijan  Keuangan bisa dikontrol, karena dibawah Wakil Kepala sekolah ada bendahara lagi. Sekarang tidak. Rotasi keuangan hanya. Pak Abu ke Bu Masnidar.
17.    Anggota Komite sudah mengusulkan seperti acara Syawalan, lebih baik diadakan disekolah biar hemat, efektif dan efisien, tetapi pada tanggal : 22 Oktober 2007. malah mengadakan Syawalan di RM Mataram Indah, Baturetno, Banguntapan. Bantul. kata pak Munjid ini yang punya usul ini adalah Bapak Ali ( Wakasek Humas )
18.    Dikalangan guru mengatakan, bahwa 90 % guru sangat mendukung perjuangan kami ini
19.    Dikalangan pelajar juga menginginkan SMA 8 Yogyakarta, sebagai salah satu SMA Favorit – harus Transparan dan menginginkan Citra SMA 8 Yogyakarta tidak ternoda, hanya karena ulah beberapa oknum saja.
20.    Sdri Umiyati Spd, wakil kepala sekolah Bid. Kurikulum memberikan predikat kepada kami ( komite Baru ). Komite baru = preman preman.

Apa yang kami sampaikan ini silahkan dapat dikonfirmasikan kepada :
1.    Ketua Komite : Bpk. Prof. Dr. Ir Sutardi. M App.Sc. : 08122702128,
( 0274 ) 7103308.
2.    Keuangan Komite I : Ny. Mahfud MD ( 0818463702 / 0811286522 )
3.    Anggota Komite  : Dra Yuliani ( 08122798090 ) / Alumnus SMA 8 / 1979
4.    Anggota Komite : Drs. Wahyu Pujiono M. Kom  : ( 0274 –6548895 )
5.    Anggota Komite : Endra Harsaya SSn.( 081-328-580-849 )
6.    Beberapa nama pejabat sekolah, guru, siswa yang namanya ada pada kami. Yang sengaja kami lindungi privasi dan harga dirinya.

21 November 2007 - Posted by | SMA 8

1 Komentar »

  1. 1. Transparansi keuangan perlu.
    2. Kerja sama yang baik perlu antar civitas akademika SMA 8 untuk penyeleaian masalah ini.
    3. Biasakan husnudzon.
    4. Komite sekolah ikut bertanggung jawab dalam pelaksanaan APBS dan pembuatan laporan APBS !!!
    5. Jaga KBM tetap lancar.
    6. Musyawarah dan mufakat diperlukan dalam penyelesaian masalah ini sesuai dengan prosedur hukum.
    7. Hindari kepentingan golongan dan politisasi dalam kasus ini yang hanya akan menguntungkan segelintir pihak dan merugikan SMA 8.

    Thanks Devilicia, yang cerdas……….
    justru munculnya kasus ini karena Tidak adanya Transparansi didalam penggunaan dana penyelenggaraan dan pendidikan di SMA 8 Yogyakarta.nah untuk kerja sama saya sangat setuju. tapi perlu diketahui, ketika beberapa pihak mau diajak kerja sama mereka menutup akses. hanya orang orang yang mengerti perjuangan “Amar Ma’ruf Nahi Munkar” -lah yang berani memberikan informasi2. dan itupun saya tetap rahasiakan nama-nya, baik dari kalangan guru dan siswa. di kalangan pengurus Komite juga tidak semuanya Pro !.apalagi pengurus Komite tetap. ( mereka adalah bentukan AS, dus ikatan emosional sudah terbangun lebih awal ). kami sudah berusaha Husnudzon, tetapi mungkin Alloh SWT berkehendak inilah saatnya, praktek kebusukan AS dan kroninya di SMA 8 Yogyakarta terkuak. Dan memang betul asumsi saya juga begitu. jadi Anggota Komite Tidak semuanya diundang untuk tanda tangan LPJ 2006/2007. dan ternayata memang setelah dikonfirmasi sana sini siginifikan dengan adanya rekayasa. makanya pendapat anda betul. Komite yang hadir 1 november 2007, terutama yang tanda tangannya tertera di LPJ harus bertanggungjawab. Sol KBM di SMA Delayota insyaalloh tetep lancar. Guru guru 90 % yang medukung perjuangan kami menjamin untuk itu. demikian juga siswa saya ” wanti wanti ” untuk tidak usah ikut ikutan urusan ini. Dan ketika rapat diadakan sepertinya pemaksaan pendapat masih ada dan terjadi. malah kami kami yang berbeda dianggap sebagai ” musuh “. dan melawan. padahal tujuan kami adalah untuk menjaga transparasi dan akuntabilitas dalam penggunaan dana pendidikan di SMA 8 Yogyakarta. selain itu juga mengembalikan citra : “favorit ” seperti dekade tahun 80-90an. dan percayalah ini tidak politisasi. tetapi penemuan kami dan oleh Bawasda dinyatakan Terbukti adanya penyelewengan adalah sebuah hasil dari sebuah strategi yang Busuk dari segelintir orang orang . enyah sengaja atau tidak .dan kita harus tidak rela anak anak dididik oleh orang orang yang bermoral bejat. salam………

    Komentar oleh devilicia | 29 November 2007 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: