Malem 1 Syuro 1941 ( 1 Muharram 1429 H )
Seminggu sebelumnya aku dan teman teman Radio Komunitas Swadesi 107.9 FM. Di saat malem 1 Suro mau mengdakana acara lek lek-an sederhana.
Tetapi tetap mengedepankan Tradisi. Nah malem itu memang hujan lebat. Tetapi di lanati dua sudah disiapkan tempat untuk acara : Mocopatan, Baca Ramalan dan juga ada Wayang Tinglung atau Dalang Jemblung.
Tampak hadir bersama keluarga : Mbah Darmo “ Kuncung “, Gus bam, Inan Subarjo. Agus Gobik, Bpk. Drs. Maryono MA , Ketua DKB Bantul. Dan juga Mas Ir. Dekrit Budiyono ( lulusan Tenik Sipil UMY ), yang merancang Rumahku dari awalnya dulu……
Beberapa tukang dari Panggang sengaja saya undang juga, tak ketinggalan Gendot dengan Brangas “ Brajamusti PSIM’ juga hadir entah kemudian dia kemana…. Acara itu disiarkan langsung di radio Swadesi 107.9 FM…
Acara mocopatan, bersama ki Krido Lumahing Asto ( Bpk. Prawiro Harjono ). Ki Tukiman., kemudian aku baca Ramalan tahun 2008, Tahun Baru Jawa. Buku itu saya beli siangnya di Garmedia jl. Jend. Sudirman Yogyakarta. aku bacanya agak mrinding juga.
Buku buku yang saya Baca : TAHUN TIKUS 2008, MENURUT 4 AHLI “ ( INTISARI )
Karena disana disebutkan : Bahwa tahun 2008, ini akan banyak bencana, bahkan Gunung Berapi Meletus ( Wallohu’alam ! ).
Selain itu aku juga baca beberapa isi buku : RAMALAN PRABU JAYA BAYA , MENGUNGKAP TANDA TANDA ZAMAN, Editor : Mustofa W. Hasyim……
Kemudian kami lama sekali menunggu kedatangan Ki Dalang Waluh. Pelawak Yogyakarta. aku agak stress dikit. Sebab dari HP-nya aku Telepon dia selalu memberikan jawaban yang membuat sebel. Katanya dari Gantiwarno, Klaten, Kok pulang lewat selatan sampai Jetis Bantul..pokoknya nggak lucu sebagai Pelawak kalu seperti itu……
Kemudian, Waluh akhhirnya datang juga…Wayang Kartun Milik Inan “ Bagong “ Subarjo dan aku siapkan diatas batang pisang. Ki Waluh nDalang Lucu, Vulgar… Tanpa Gamelan. Karena Wayang Tinglung, Dalang Jemblung memang begitu. Ki Waluh Wayangnya hanya sampai ke Limbukan saja…………
Kemudian diteruskan Ngobrol ngobrol : Acara Klar jam 01.00 WIB. Mbah Darmo, Gus Bam dan Aku akhirnya nimbrung Siaran malam. lumayan penelpon dan sms yang masuk banyak juga. sementara Istri Dan Anaknya Mbah Darmo tidur Pulas. Kemudian Mbah Darmo ikutan tidur..Gus Bam pamitan pulang. sepi…..aku nunggu waktu subuh.
Habis Subuh aku juga akhirnya tidur….zzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzz
Belum ada komentar.
Tinggalkan komentar
-
Arsip
- Juni 2009 (1)
- Desember 2008 (2)
- Juni 2008 (1)
- Mei 2008 (7)
- April 2008 (7)
- Maret 2008 (2)
- Februari 2008 (2)
- Januari 2008 (8)
- Desember 2007 (20)
- November 2007 (15)
- Oktober 2007 (1)
-
Kategori
-
RSS
RSS Entri
Komentar RSS



